Belajar Dari Iklan

4

Friends, have you ever seen this video, before? Ya, video ini sedang melegenda di seantero blogosphere. Because of what? Ya, video ini memiliki makna yang amat sangat dalam jika kamu memperhatikannya dengan seksama. Pertama kali aku nonton video ini, aku merinding. Iya, aku beneran merinding! (doh) Kenapa? Coba deh, kamu putar video ini dan perhatikan dengan seksama, makna apa yang terkandung di dalam video ini.

Yang bikin aku rela mem-posting video ini adalah karena storyline nya yang bikin saya berkali-kali memutar video ini, sama seperti yang dilakukan mba Tikabanget dan Pakdhe Ndorokakung. Dan apa yang mereka lakukan pun sama seperti aku. :P 

Kayak apa sih cerita yang bikin aku ampe segitu sukanya ama iklan ini? Iklan ini bercerita tentang seorang gadis bisu yang bisa bermain biola. Ia berpasangan dengan seorang gadis kaya, mungkin untuk mengikuti kejuaraan atau gimanaaa gitu :p Nah, si gadis bisu ini sepertinya tidak mampu menyelaraskan permainan biolanya dengan peermainan piano si gadis kaya. Ia merasa depresi, sampai akhirnya ada seorang bapak tua yang mungkin adalah ayahnya dan ia bertanya pada bapak itu,

“Why am I different from the others…?” sambil terisak :’( 

Dan si bapak tua itu menjawab,

Why…do you have to be like others…:)

Mulai dari situlah aku ngerasa kagum terhadap iklan ini. Sampai pada titik dimana biola si cewek itu dihancurkan, lalu kemudian si bapak tua itu dihajar dan masuk rumah sakit. Akhirnya si cewek itu memutuskan ikut Classical Music Contest itu, dengan biola yang di-selotip sana-sini. Sebenarnya disitu aku ngerasa agak sangsi aja. Sama dengan mba Tikabanget yang merasa ‘lebay‘ karena biola yang penuh selotip itu bisa mengeluarkan suara seindah itu. Waaaaahh! Jangan dilihat di bagian itu yah? Dilihat jalan ceritanya aja. 

Inspiratif banget! Bikin kita termotivasi untuk nggak gampang menyerah. (gym)

Video ini dibuat oleh Raj Kurup dalam waktu 4 bulan, loh! Ngga nyangka yah? Short video seperti itu butuh 4 bulan pembuatan. Dan bagian paling beratnya lagi adalah meyakinkan pihak P&G untuk memakai jalan cerita itu. Sampai 2 tahun! (woot)

Walaupun pada akhirnya iklan ini tetap jualan (kata Paman Tyo), tapi nilai dibalik iklan itu bikin kita seharusnya jadi termotivasi, kan? (cozy) 

You Can Shine

4 komentar

  1. neng oCHa says:

    Anggie (idiot) (idiot) (idiot)

    [Balas]

  2. -tikabanget- says:

    iya, iklan ini keyyeennn… (banana_rock)

    [Balas]

  3. Rian says:

    sepertinya aku aku pernah menonton film yg ceritanya hampir mirip gini…

    [Balas]

Beri komentar

:1up: :alert: :ban: :beer: :borg: :coffee: :cuckoo: :cuss: :finger: :goombah: :stupid: :megaman: :mad: :pity: :noshake: :oogle: :pacman: :pill: :poison: :poop: :rant: :satansmoking: :shake: :shiftyeyes: :shroom: :sick: :smirk: :spammer: :stfu: :thumbdown: :thumbup: :turtle: :what: :whatever:

© 2009 This Is Me, not You. All rights reserved.
Proudly designed by MapplePop, Inc.